Postingan

Menampilkan postingan dengan label Analisa

Cara Saya Menganalisa Saham: Eksekusi Hasil Analisa

Artikel ini adalah lanjutan dari : Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Lalu Semua emiten yang sudah lolos dari analisa masa kini, masa lalu, dan masa depan adalah kandidat emiten yg layak dibeli berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah saya tentukan sebelumnya. Selanjutnya tinggal melihat teknikal analisisnya untuk menentukan waktu kapan harus membeli dan kapan harus menjual masing-masing saham tersebut. Indikator-indikator yang saya gunakan untuk teknikal analisis adalah: Moving Average (200) Bollinger Bands (default standard) MACD (default standard) CCI (default standard) MFI (default standard) Untuk setiap emiten, setiap awal minggu saya akan memeriksa semua indikator di atas untuk timeframe bulanan dan mingguan. Apabila mayoritas indikator di atas menunjukkan sinyal beli untuk timeframe bulanan dan mingguan, maka saya siap-siap untuk membelinya di minggu tersebut. Apabila mayoritas menunjukkan sinyal jual untuk kedua timeframe tersebut maka saya akan bersiap-sia...

Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Depan

Artikel ini adalah lanjutan dari :  Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Lalu Untuk masa depan sebenarnya saya tidak melakukan analisa, hanya menghitung intrinsic value dan Margin of Safetynya saja. Apabila suatu emiten sudah lolos analisa masa kini dan analisa masa lalu maka growthnya harusnya juga sudah bisa diperkirakan bagus. Intrinsic Value Intrinsic Value biasanya diartikan sebagai nilai wajar suatu perusahaan.  Bila harga suatu saham sama dengan intrinsic valuenya maka harga saham dikatakan wajar. Misal saham ABCD harganya Rp100 dan intrinsic valuenya juga Rp100.  Bila harga suatu saham di bawah intrinsic valuenya maka dikatakan murah. Misal saham ABCD harganya Rp80 dan intrinsic valuenya Rp100.  Bila harga suatu saham di atas intrinsic valuenya maka dikatakan mahal. Misal saham ABCD harganya Rp120 dan intrinsic valuenya Rp100.  Untuk Intrinsic Value saya menjumlahkan semua potensi EPS untuk 10 tahun kedepan dengan BVPS (Book Value Per Share) saat in...

Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Lalu

Gambar
Artikel ini adalah lanjutan dari : Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Kini Untuk semua emiten yang sudah lolos analisa masa kini maka akan dilakukan analisa masa lalunya. Caranya adalah sama persis dengan analisa masa kini, tapi selain laporan keuangan terbaru saya juga akan mendata laporan keuangan tahun-tahun sebelumnya juga untuk masing-masing emiten. Untuk analisa masa lalu saya lebih melihat ke growthnya dari tahun ke tahun. Growth yang saya lihat adalah Equity, Liability, dan Net Profitnya. Kriterianya adalah:  Equity Growth dan Net Profit Growth tahun ini dibanding tahun lalu harus positif Net Profit Growth tahun ini dibanding tahun lalu harus lebih tinggi dibanding Liability Growthnya Rata-rata Equity Growth dan Net Profit Growth selama 10 tahun terakhir harus positif Rata-rata Net Profit Growth selama 10 tahun terakhir harus lebih tinggi dibanding rata-rata Liability Growth 10 tahun terakhir Apabila suatu emiten lolos analisa masa lalu maka akan saya tandai OK. Lanj...

Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Kini

Gambar
Artikel ini adalah lanjutan dari Cara Saya menganalisa saham Di atas adalah contoh analisa masa kini yang saya lakukan. Cara saya menganalisa mungkin masih akan berubah dari waktu ke waktu. Dari metriks utama OS, Equity, Liability, NP, dan Price saya buat metriks turunannya berupa BV, Market Cap, EPS, ROE, PBV, PER, DER dan Score untuk Graham Number -nya. Setelah semua data tersaji maka data tersebut akan saya filter dengan kriteria: Laporan keuangan terbaru maksimal terlambat 2 kuarter. Misal saya menulis blog ini di Juni 2021, maka untuk laporan keuangan saat ini saya hanya melihat laporan keuangan kuarter 1 2021 dan kuarter 4 2020. Untuk Emiten yang laporan keuangannya terlambat lebih dari itu maka langsung tidak lolos analisa masa kini ROE dan score Graham Numbernya harus positif  DER harus di bawah 1  Lebih bagus lagi apabila PBV di bawah 1 dan PER bisa di bawah 10 Setidaknya pernah 1x membagikan dividen dalam 3 tahun terakhir Apabila kriteria terpenuhi maka di kolom pali...

Cara Saya Menganalisa Saham

Untuk memutuskan saham apa yang akan dibeli dan kapan sebaiknya membelinya kita perlu melakukan analisa. Analisa fundamental diperlukan untuk menentukan saham mana yang sebaiknya dibeli. Dan analisa teknikal diperlukan untuk menentukan kapan sebaiknya membeli atau menjual saham tersebut.  Nah, untuk memilih saham, karena saya bingung harus mulai dari mana untuk belajar analisa fundamental, maka saya mengembangkan metode saya sendiri yang sementara ini cocok dengan gaya saya namun mungkin tidak cocok dengan orang lain. Mengenai salah atau benarnya urusan belakangan, saya hanya ingin bisa mulai dulu saja. Kalau ternyata metode saya salah, ya semoga tidak fatal salahnya dan bisa terus di-improve secara bertahap. Berdasarkan banyaknya informasi yang saya temukan di internet. Semua menyebutkan bahwa untuk menganalisa fundamental suatu perusahaan maka kita perlu melihat performa perusahaan di masa kini, performa di masa lalu, dan potensinya di masa depan. Metrik yang saya lihat adalah ju...