Cara Saya Menganalisa Saham: Eksekusi Hasil Analisa

Artikel ini adalah lanjutan dari : Cara Saya Menganalisa Saham: Analisa Masa Lalu

Semua emiten yang sudah lolos dari analisa masa kini, masa lalu, dan masa depan adalah kandidat emiten yg layak dibeli berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah saya tentukan sebelumnya. Selanjutnya tinggal melihat teknikal analisisnya untuk menentukan waktu kapan harus membeli dan kapan harus menjual masing-masing saham tersebut.

Indikator-indikator yang saya gunakan untuk teknikal analisis adalah:

  • Moving Average (200)
  • Bollinger Bands (default standard)
  • MACD (default standard)
  • CCI (default standard)
  • MFI (default standard)
Untuk setiap emiten, setiap awal minggu saya akan memeriksa semua indikator di atas untuk timeframe bulanan dan mingguan. Apabila mayoritas indikator di atas menunjukkan sinyal beli untuk timeframe bulanan dan mingguan, maka saya siap-siap untuk membelinya di minggu tersebut. Apabila mayoritas menunjukkan sinyal jual untuk kedua timeframe tersebut maka saya akan bersiap-siap jual juga apabila saya memiliki emiten tersebut di portofolio saya.

Saya hanya melakukan ini di awal minggu saja untuk menentukan emiten apa yang harus dibeli, apa yang harus dijual, dan apa yg sebaiknya dibiarkan saja dulu. Selanjutnya, di awal minggu itu juga saya akan set robot trader untuk mengeksekusi beli dan jualnya untuk di minggu tersebut. Setelah robot diset, dalam seminggu itu saya tidak melihat lagi bagaimana performanya. Saya baru akan memeriksanya di akhir minggu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

GOOGLEFINANCE(). Formula serbaguna untuk analisa saham di Google Sheets

Perjalanan Investasiku: From Zero to Not So Zero

Formula-Formula Yang Biasa Saya Gunakan Dalam Google Spreadsheet